Edukasi Bahaya Penyakit Musiman dan Hidup Sehat

DPRD Kalteng37 Dilihat

PALANGKA RAYA, MK

Perubahan cuaca ekstrem yang terjadi secara tiba-tiba, mulai dari panas terik di siang hari hingga hujan deras pada malam hari, menjadi perhatian serius Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugiyarto.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim pancaroba yang rawan memicu berbagai penyakit. “Musim seperti ini memang rawan. Satu lengah saja, bisa jatuh sakit. Saya mengajak seluruh masyarakat Kalteng untuk benar-benar memperhatikan kesehatan, baik diri sendiri maupun keluarga,” kata Sugiyarto, Selasa (8/7).

Menurutnya, perlindungan diri dari ancaman penyakit tidak harus dilakukan dengan cara mahal atau rumit. Langkah-langkah sederhana seperti mencuci tangan secara rutin, menjaga kebersihan lingkungan, serta menerapkan pola makan sehat sudah cukup efektif mencegah penularan penyakit.

“Lingkungan bersih, tubuh bersih—itu sudah separuh dari pencegahan. Kita jangan kalah oleh cuaca, tapi justru harus lebih siap menghadapinya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyepelekan gejala sakit, sekecil apa pun. Jika mengalami keluhan seperti lemas, batuk, atau demam, Sugiyarto menyarankan agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Pola hidup sehat itu kunci utama. Konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan tetap aktif bergerak adalah cara terbaik memperkuat daya tahan tubuh menghadapi cuaca ekstrem yang bisa berubah drastis dalam hitungan jam,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sugiyarto mendorong pemerintah daerah melalui dinas kesehatan dan instansi terkait untuk gencar memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai potensi penyakit musiman yang sering muncul saat pancaroba, seperti demam berdarah, ISPA, dan diare.

“Edukasi dan pencegahan harus berjalan seiring. Penyuluhan ke sekolah-sekolah, rumah ibadah, dan komunitas warga penting dilakukan agar masyarakat lebih siap dan tanggap menghadapi kondisi ini,” pungkasnya.(ch4/MK)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *