Sekolah Harus Tanggap Tangani Perundungan

DPRD Kalteng29 Dilihat

PALANGKA RAYA, MK

Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Sudarsono menyoroti masih adanya tindakan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Ia mengimbau pihak sekolah dan orangtua agar lebih peduli serta tidak menutup-nutupi jika terjadi kasus serupa yang menimpa peserta didik. Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan perlindungan kepada siswa dan memastikan lingkungan belajar bebas dari kekerasan.

“Sekolah harus tanggap dan terbuka. Kalau ada siswa yang menjadi korban, jangan dibiarkan atau ditutup-tutupi. Begitu pula orangtua, jangan ragu menyampaikan kepada pihak sekolah agar bisa segera ditangani,” ujar Sudarsono, Selasa (7/10).

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Kalteng ini menegaskan, perundungan bukan masalah sepele karena dapat memengaruhi mental, kepercayaan diri, dan perkembangan anak. Ia meminta agar persoalan ini mendapat perhatian serius dari semua pihak.

“Masalah perundungan menyangkut kejiwaan anak, jadi tidak boleh dianggap ringan. Jika terjadi, sekolah harus segera mengetahui dan mengambil langkah cepat untuk menanganinya,” tegasnya.

Sudarsono juga mendorong agar kolaborasi antara sekolah, orangtua, dan masyarakat terus diperkuat guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah, serta bebas dari kekerasan.

“Masyarakat atau orangtua jangan takut untuk melapor apabila mengetahui adanya tindakan yang merugikan anak-anak di dunia pendidikan seperti bullying dan lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, dampak kasus perundungan bisa sangat panjang jika dibiarkan. Selain luka fisik, korban bisa mengalami trauma psikologis bahkan depresi berat.(ch4/MK)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *