PALANGKA RAYA, MK
Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah, memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai program unggulan yang dijalankan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Tengah.
Menurutnya, beragam program yang dijalankan TP-PKK telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam pemberdayaan ekonomi keluarga dan ketahanan pangan.
Salah satu program yang mendapat sorotan positif adalah digitalisasi UMKM, yang dinilai sangat relevan di era transformasi digital. Melalui program ini, para pelaku usaha lokal dapat memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.
“Program digitalisasi UMKM sangat relevan dengan tuntutan zaman. Lewat langkah ini, pelaku usaha kecil dapat naik kelas, memperluas jangkauan pasar, dan beradaptasi dengan era digital,” ujar Siti Nafsiah, Minggu (12/10).
Tak hanya itu, ia juga menyoroti program “dinding cabai”, yakni pemanfaatan lahan pekarangan untuk menanam cabai secara vertikal. Menurutnya, inisiatif sederhana tersebut mampu memperkuat ketahanan pangan rumah tangga sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Digitalisasi UMKM membantu pelaku usaha agar berkembang, sedangkan program ‘dinding cabai’ mendukung ketahanan pangan dan membuka sumber penghasilan tambahan,” tambahnya.
Siti Nafsiah berharap program-program inovatif TP-PKK tersebut dapat terus dikembangkan dan diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. Ia menegaskan, keberhasilan TP-PKK merupakan bukti bahwa pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan melalui langkah-langkah kreatif yang sederhana namun berdampak besar.(4ry/MK)









