PALANGKA RAYA, MK
Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Toga Hamonangan Nadeak menyoroti kondisi jalan poros Amin Jaya–Rantau Pulut di Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan, yang rusak parah dan belum mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi. Hal itu disampaikannya usai melakukan reses di wilayah tersebut, baru-baru ini.
Menurut Toga, kerusakan jalan sudah lama menjadi keluhan utama masyarakat. Karena tak kunjung diperbaiki, warga bahkan terpaksa bergotong royong memperbaiki jalan secara swadaya, terkadang dibantu perusahaan sekitar agar akses tetap bisa dilalui.
“Warga sudah berulang kali memperbaiki jalan dengan dana urunan, karena tidak ada perhatian dari pemerintah. Padahal, ini akses vital penghubung antar desa,” ujarnya, Selasa (11/11).
Ia menjelaskan, ruas jalan yang telah diaspal hanya sekitar 1,5 kilometer di Desa Sukorejo, sementara sebagian besar masih berupa tanah berbukit dan licin, terutama saat hujan, sehingga sering menyebabkan kecelakaan.
“Sudah banyak korban jatuh, termasuk anak sekolah. Kondisi ini juga menghambat ekonomi warga dan akses layanan kesehatan,” tambahnya.
Politikus yang dikenal vokal ini menilai, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa angka kemantapan jalan provinsi 87 persen yang diklaim pemerintah belum sepenuhnya merata. “Kita apresiasi capaian itu, tapi faktanya di Seruyan Tengah masih banyak jalan rusak parah. Ini bukti masih ada ketimpangan yang harus dibenahi agar masyarakat pedalaman juga merasakan pemerataan pembangunan,” tegasnya.(4ry/MK)









