PALANGKA RAYA, MK
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap program makan bergizi gratis bagi anak sekolah. Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah nyata pemerintah dalam menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bumi Tambun Bungai.
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Maryani Sabran, menjelaskan bahwa program ini menyasar siswa dari jenjang TK hingga SMA dengan menu yang dirancang berdasarkan standar gizi seimbang. Menurutnya, program ini bukan sekadar bantuan, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan generasi muda.
“Anak yang sehat dan cukup gizi akan lebih bersemangat dalam belajar. Kondisi ini tentu berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalteng,” ungkap Maryani, Senin (1/9).
Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat agar makanan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan gizi anak. “Kualitas menu jangan diabaikan, karena ini menyangkut tumbuh kembang mereka,” tegasnya.
Selain mencegah stunting, Maryani menyebut program ini juga membantu meringankan beban keluarga, khususnya masyarakat kurang mampu yang sering terkendala biaya untuk menyediakan makanan sehat.
“Sinergi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat sangat diperlukan agar program berjalan lancar. Semua pihak harus berperan aktif menjaga kualitasnya,” ujarnya.
DPRD Kalteng juga mendorong agar program ini dilengkapi dengan edukasi gizi, baik bagi siswa maupun orang tua, sehingga pola makan sehat dapat diterapkan tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah.
“DPRD akan terus mengawal kebijakan ini, baik dari sisi regulasi maupun dukungan anggaran, sehingga program tetap berkesinambungan,” jelasnya.(y4t/MK)









