PALANGKA RAYA-DPRD Kalimantan Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap program makan bergizi gratis bagi pelajar. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis menekan angka stunting sekaligus menyiapkan generasi muda yang lebih berkualitas.
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Maryani Sabran, menyebut program tersebut menyasar siswa mulai jenjang TK hingga SMA dengan menu yang disusun berdasarkan standar gizi seimbang.
“Jika anak-anak sehat dan terpenuhi gizinya, mereka akan lebih bersemangat belajar. Dampaknya tentu akan meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mencetak generasi cerdas di Kalteng,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Maryani menegaskan, penyediaan makanan bergizi bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi investasi jangka panjang untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bumi Tambun Bungai. Ia pun menekankan pentingnya pengawasan agar menu yang disajikan sesuai kebutuhan gizi anak.
“Jangan sampai kualitas menunya diabaikan, karena ini menyangkut masa depan tumbuh kembang mereka,” imbuhnya.
Selain menekan angka stunting, program makan bergizi gratis juga dinilai dapat meringankan beban keluarga, khususnya masyarakat kurang mampu yang sering kesulitan menyediakan makanan sehat bagi anak-anaknya.
Ia menambahkan, keberhasilan program akan sangat ditentukan oleh kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat. DPRD mendorong agar program ini juga disertai edukasi gizi bagi siswa maupun orang tua, sehingga pola makan sehat dapat diterapkan hingga di rumah. “Dewan akan terus mengawal program ini, baik melalui kebijakan maupun alokasi anggaran, agar bisa berkelanjutan,” tegasnya.
Dia optimistis, dengan sinergi semua pihak angka stunting di Kalteng dapat ditekan secara signifikan. “Kami yakin anak-anak Kalteng akan tumbuh sehat, kuat, dan siap bersaing di masa depan,” pungkasnya.(ch4/MK)
