Pemerataan Pembangunan Buka Akses Antar Daerah

MUARA TEWEH, MK

Pemerataan pembangunan menjadi isu utama yang kembali mengemuka di Kabupaten Barito Utara. Ketua Komisi II, Taufik Nugraha, menilai penguatan sektor infrastruktur merupakan kunci untuk membuka akses antardaerah dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Taufik menegaskan bahwa kemampuan daerah menghadirkan konektivitas yang merata sangat bergantung pada kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Menurutnya, infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, air bersih, dan sanitasi masih menjadi kebutuhan mendesak di sejumlah wilayah.

“Infrastruktur yang kuat menjadi fondasi pemerataan pembangunan. Tanpa itu, wilayah terpencil akan terus tertinggal dan kesenjangan ekonomi sulit diperkecil,” ujarnya, Rabu (10/12).

Momentum peringatan Hari Bakti PU ke-80 disebutnya harus menjadi titik awal peningkatan kualitas layanan PUPR, terutama dalam perencanaan teknis, ketepatan waktu proyek, serta pengawasan lapangan.

Di sisi lain, Bupati Barito Utara Shalahuddin juga menegaskan pentingnya peran insan PUPR dalam menghubungkan kawasan dan mempercepat pembangunan daerah. Dalam apel peringatan Hari Bakti PU, ia menyebut pengabdian panjang sektor PU sejak 1945 telah menghadirkan infrastruktur vital yang menopang aktivitas masyarakat dan ekonomi lokal.

“Pembangunan jalan, jembatan, irigasi hingga sanitasi memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan warga. Ini tugas besar yang harus terus ditingkatkan,” kata Bupati.

DPRD pun memastikan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur, sembari berharap PUPR semakin inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di seluruh kecamatan.(4lf/MK)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *