Prioritaskan Lampu Jalan di Desa Terpencil

DPRD Kalteng26 Dilihat

PALANGKA RAYA, MK

Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid, mendorong penerapan penerangan jalan umum (PJU) berbasis tenaga surya di wilayah yang masih minim akses listrik.

Ia menilai, solusi ini tidak hanya efisien dan ramah lingkungan, tetapi juga bisa segera direalisasikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat pedesaan.

Menurut Hafid, hingga kini masih banyak desa di Kalteng yang belum terjangkau jaringan listrik PLN secara merata. Kondisi tersebut membuat warga kesulitan beraktivitas pada malam hari karena keterbatasan penerangan.

“Penerangan jalan tenaga surya bisa jadi jawaban. Selain hemat energi, juga lebih cepat direalisasikan tanpa menunggu jaringan listrik masuk,” ujarnya, Senin (6/10).

Ia menegaskan, keberadaan lampu jalan sangat penting bagi warga, terutama untuk menunjang keamanan dan kenyamanan saat beraktivitas malam. Minimnya penerangan sering kali menimbulkan risiko kecelakaan dan tindak kriminal di jalan desa.

Hafid meminta pemerintah provinsi bersama kabupaten menjadikan program penerangan tenaga surya sebagai prioritas pembangunan, khususnya di desa dengan keterbatasan listrik.
Selain itu, ia juga mendorong adanya sinergi dengan pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah pedesaan.

“Kalau mengandalkan APBD saja tentu butuh waktu. Namun dengan kolaborasi, lampu tenaga surya bisa dipasang lebih luas,” tegasnya.

Politikus ini menambahkan, penggunaan energi terbarukan sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan yang peduli lingkungan. Ia berkomitmen mendorong kebijakan yang mendukung pemerataan infrastruktur dasar, termasuk penerangan jalan di wilayah pelosok.(ch4/MK)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *