Lestarikan Budaya Melalui Kreativitas

DPRD Kalteng30 Dilihat

PALANGKA RAYA, MK

Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Ampera A. Y. Mebas, memberikan apresiasi kepada para seniman muda Dayak yang terus berinovasi melestarikan budaya daerah melalui berbagai platform digital.

Menurutnya, kemajuan teknologi seharusnya tidak menjadi ancaman bagi budaya lokal, melainkan peluang untuk memperkenalkannya kepada dunia. Ia menilai generasi muda Kalteng telah mampu menggabungkan nilai-nilai adat dengan kreativitas digital secara harmonis.

“Peran generasi muda dalam memperkenalkan budaya Dayak lewat platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok patut diapresiasi. Itu menandakan anak muda Kalteng mampu menampilkan identitas budaya dengan cara kekinian tanpa kehilangan nilai-nilai adat yang luhur,” ujar Ampera, Kamis (9/10).

Politisi senior ini menilai, karya digital para seniman muda tidak hanya memperkuat kebanggaan masyarakat lokal, tetapi juga membuka ruang agar budaya Dayak dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Inilah bentuk promosi budaya yang efektif di era digital. Saat banyak budaya asing masuk, generasi muda justru hadir membawa budaya lokal agar tetap eksis dan terjaga,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ampera mendorong pemerintah daerah agar memberikan dukungan konkret, seperti pelatihan digital, penyediaan studio kreatif, dan pendanaan bagi komunitas seni yang aktif mengembangkan konten budaya. Ia menilai dukungan lintas sektor penting untuk memastikan keberlanjutan karya para seniman muda.(ch4/MK)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *