Raih Financial Literacy Award 2026

Bank Kalteng Satu-satunya Bank Daerah di OJK Peduli

Ekonomi Bisnis23 Dilihat

PALANGKA RAYA – PT Bank Kalteng kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Anas Wahid Maulana, insan Bank Kalteng, meraih Financial Literacy Award (FLA) 2026 kategori OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK PEDULI) Kantor Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Terbaik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Puncak Hari Indonesia Menabung, KEJAR Award, dan Financial Literacy Award 2026 di Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi, Jumat (28/8/2026).

Pencapaian ini sekaligus menempatkan Bank Kalteng sebagai satu-satunya Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang diwakili penerima penghargaan pada kategori OJK PEDULI Kantor PUJK Terbaik tahun 2026.

Direktur Utama Bank Kalteng, Maslipansyah, mengapresiasi penghargaan tersebut sebagai bentuk kontribusi insan Bank Kalteng dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

“Sebagai bank daerah, Bank Kalteng tidak hanya hadir menyediakan layanan keuangan, tetapi juga mengambil bagian dalam membangun kecakapan masyarakat dalam mengelola keuangan,” ujar Maslipansyah.

Penghargaan diberikan atas kontribusi Anas dalam menjalankan edukasi keuangan melalui Betang Tabela Harati, gerakan literasi yang memadukan kearifan lokal Kalimantan Tengah dengan edukasi langsung dan pemanfaatan media digital.

Sepanjang 2025–2026, program tersebut telah melaksanakan 17 kegiatan edukasi yang menyasar pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, ibu rumah tangga, komunitas, kelompok marginal, pegawai hingga masyarakat umum.

Materi edukasi mencakup kebiasaan menabung, perencanaan keuangan, pengenalan produk jasa keuangan, pelindungan konsumen dan data pribadi, hingga kewaspadaan terhadap investasi ilegal, penipuan digital, pinjaman daring ilegal dan judi daring.

Program Betang Tabela Harati mencatat 45.075 peserta edukasi langsung dan daring, distribusi materi melalui WhatsApp dan Telegram kepada 607.071 penerima, serta publikasi 218 konten media sosial dengan total interaksi mencapai 1.147.271.

Anas juga mengembangkan sejumlah inovasi, di antaranya barcode literasi, buku digital perencanaan keuangan, materi edukasi berbasis segmentasi, serta kelompok pendampingan untuk memperkuat edukasi keuangan secara berkelanjutan.

Anas mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperluas gerakan literasi keuangan di Kalimantan Tengah.

“Betang Tabela Harati bukan sekadar program edukasi keuangan, tetapi sebuah gerakan yang membangun masyarakat Kalimantan Tengah agar semakin cerdas, mandiri, dan bijaksana dalam mengambil keputusan keuangan,” katanya.(m3l/MK)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *