PALANGKA RAYA – Etos ID menggelar prosesi Lepas Juang Etoser 2022 di Ruang Teater Gedung PPIIG, Universitas Palangka Raya (UPR), Sabtu (10/7) kemarin.
Dilansir dari laman resmi Universitas Palangka Raya, kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UPR, Wijanarka, S.T., M.T., dan dihadiri etoser angkatan 2022 dan 2023, fasilitator, alumni, mitra, serta tamu undangan.
Dalam sambutannya, Wijanarka mengapresiasi kontribusi Etos ID melalui program beasiswa dan pembinaan mahasiswa. Ia berharap program tersebut terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
“Saya berharap pada tahun 2027 program beasiswa Etos ID dapat kembali dibuka untuk mahasiswa Universitas Palangka Raya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para lulusan bahwa dunia kerja kini tidak hanya mempertimbangkan IPK, tetapi juga Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) sebagai bukti keaktifan mahasiswa selama kuliah.
Fasilitator Etos ID Palangka Raya, Aulia Adirma, menegaskan prosesi lepas juang bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal bagi para etoser untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua Etos ID Scholarship, Dwi Nur Fitriani, mengatakan pembinaan selama empat tahun bertujuan membentuk pemimpin tangguh yang mampu bertransformasi dari penerima manfaat menjadi pemberi manfaat.
Perwakilan Etoser 2022, Nova Lianti, yang juga menjadi wisudawati terbaik Program Studi Manajemen UPR, menyampaikan terima kasih atas pendampingan yang diberikan selama mengikuti program Etos ID. Menurutnya, lepas juang menjadi awal untuk mengambil peran sebagai penyebar kebaikan di masyarakat.
“Saya setuju bahwa lepas juang ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk mengambil peran sebagai penyebar kebaikan,” ungkap Nova.
Acara turut dimeriahkan dengan penayangan video ucapan dari sejumlah tokoh Kalimantan Tengah serta video perjalanan Etoser 2022 selama mengikuti program beasiswa. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta.(m3l/MK)









