PALANGKA RAYA – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Palangka Raya (UPR) mengembangkan Kampung KEREN–Pahandut Smart Ecovillage sebagai model transformasi kawasan permukiman rawa perkotaan berbasis sains, inovasi, dan kolaborasi.
Program ini dilaksanakan di RW 007 Kelurahan Pahandut yang dihuni sekitar 1.000 jiwa. Fokus utamanya mencakup penanganan persoalan lingkungan, seperti pengelolaan sampah, sanitasi, ruang terbuka hijau, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dekan FMIPA UPR, Prof. Dr. Agus Haryono, M.Si., mengatakan Pahandut Smart Ecovillage dirancang sebagai program berkelanjutan yang menghubungkan penelitian dosen, kreativitas mahasiswa, kebutuhan masyarakat, dukungan pemerintah, dunia usaha, dan media dalam satu kawasan.
“Mengusung tema “Transforming 1,000 Lives Through Community-Based Smart Ecovillage”, program ini dijalankan melalui tujuh pilar, yaitu Smart Waste, Smart Health, Smart Safety, Smart Green, Smart Economy, Smart Community, serta Smart Culture and Religious,” ujarnya, Jumat (10/7)
Berbagai kegiatan yang dilaksanakan meliputi penguatan bank sampah, edukasi kesehatan, urban farming, teknologi filtrasi air, penerangan jalan tenaga surya, digitalisasi UMKM, hingga pembangunan sistem data sosial masyarakat.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FMIPA UPR sekaligus Koordinator Pahandut Smart Ecovillage, Made Dirgantara, S.Si., M.Si., mengatakan keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam pembelajaran berbasis masyarakat sekaligus menghasilkan solusi yang berkelanjutan.
“Mahasiswa harus memahami persoalan masyarakat, bekerja disiplin, dan mampu merancang solusi, esensi pendidikan tinggi harus berdampak,” katanya.
Program yang berlangsung sejak 2 Juli hingga 5 Agustus 2026 ini mengusung pendekatan pentahelix dengan melibatkan perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan media. Puncak kegiatan akan digelar melalui Festival Kampung KEREN pada 6 Agustus 2026.
FMIPA UPR menargetkan Pahandut Smart Ecovillage menjadi model kawasan cerdas berbasis lahan basah perkotaan yang dapat direplikasi di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, hingga tingkat nasional.(m3l/MK)









