Industri Rumahan Percepat Pertumbuhan Ekonomi

DPRD Kalteng12 Dilihat

PALANGKA RAYA-Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Yeni Maria Marselina Kahta mendorong pemerintah daerah agar lebih serius memerhatikan pengembangan sekaligus promosi home industri atau industri rumahan yang ada di daerah.

Menurut Yeni, berbagai program yang berkaitan dengan penguatan sektor industri rumahan sebenarnya sudah tersedia. Namun, upaya promosi dan pendampingannya dinilai masih perlu ditingkatkan agar dampaknya lebih terasa bagi perekonomian daerah.

“Home industri harus bisa menjadi primadona daerah. Diperlukan dukungan nyata dari pemerintah daerah, baik melalui pendampingan maupun bimbingan berkelanjutan kepada para pelaku usaha,” ujarnya, Kamis (1/1).

Ia menilai, keberadaan industri rumahan memiliki peran strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan angka pengangguran. Meski berskala kecil, usaha rumahan dinilai mampu memberikan dampak besar, tidak hanya bagi pelaku usaha, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.

“Usaha rumahan, sekecil apa pun, tetap bisa memberikan kontribusi nyata. Selain meningkatkan pendapatan pelaku usaha, home industri juga membuka peluang kerja dan menggerakkan ekonomi lokal,” tegasnya.

Yeni juga menekankan bahwa home industri dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi masyarakat. Dengan inovasi yang terus berkembang, produk-produk industri rumahan diharapkan semakin beragam, bernilai tambah, dan memiliki daya saing di pasar.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pengembangan home industri tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah semata. Keterlibatan berbagai pihak, termasuk koperasi, dinilai penting sebagai wadah bagi pelaku usaha untuk memasarkan dan menyalurkan produk-produk mereka.

Selain itu, dukungan infrastruktur juga menjadi faktor krusial. Menurut Yeni, ketersediaan infrastruktur dasar seperti jaringan listrik, jalan yang memadai, serta air bersih sangat dibutuhkan untuk menunjang kelancaran proses produksi.

“Pemerintah daerah perlu memerhatikan kebutuhan infrastruktur para pelaku home industri. Dengan dukungan yang memadai, mereka bisa terus berkembang dan berkontribusi dalam pemulihan ekonomi daerah,” pungkasnya.(m3l/MK)