PALANGKA RAYA, MK
Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Habib Sayid Abdurrahman, menyoroti masih adanya ketimpangan pembangunan di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kalteng.
Ia menilai, persoalan pemerataan pembangunan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah di semua tingkatan, baik daerah maupun pusat. “Kesetaraan pembangunan harus menjadi perhatian serius, baik oleh pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat,” tegas Habib Sayid, Kamis (13/11).
Menurutnya, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Barito Utara (Barut) beberapa waktu lalu, banyak aspirasi masyarakat yang disampaikan terkait minimnya pemerataan pembangunan di wilayah tersebut.
“Keluhan paling banyak yang kami terima berkaitan dengan ketimpangan pembangunan, terutama dalam hal infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito sangat berharap adanya peningkatan sarana transportasi yang layak, sebab kondisi yang ada saat ini masih jauh dari memadai.
“Masyarakat DAS Barito merasa ada ketimpangan dibandingkan daerah lain karena akses transportasi mereka masih terbatas dan sulit dijangkau,” tuturnya.
Habib Sayid menegaskan, pembangunan infrastruktur dasar yang baik akan memberikan efek domino terhadap berbagai sektor, seperti ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
“Akses jalan yang rusak tidak hanya menghambat perputaran ekonomi masyarakat, tetapi juga berdampak pada dunia pendidikan serta pelayanan kesehatan yang membutuhkan respon cepat,” jelasnya.(4ry/MK)
