PALANGKA RAYA, MK
Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Arton S. Dohong, menegaskan perlunya percepatan penguatan sistem transportasi regional sebagai langkah strategis untuk mendorong kelancaran arus perdagangan di wilayah tersebut.
Arton menyampaikan bahwa perbaikan dan perluasan jaringan transportasi antardaerah harus menjadi salah satu prioritas pembangunan tahun 2025. Menurutnya, hingga kini konektivitas yang belum optimal masih menjadi hambatan utama dalam mobilitas barang dan jasa.
“Masalah konektivitas antardaerah masih menjadi hambatan utama sehingga perlu diprioritaskan dalam agenda pembangunan tahun 2025,” ujarnya, Sabtu (15/11).
Ia menjelaskan, akses transportasi yang lebih baik akan mempermudah distribusi barang, membuka peluang pasar lebih luas bagi pelaku usaha lokal, dan memperkuat sektor perdagangan daerah. Penguatan jaringan transportasi, lanjutnya, akan memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Kalteng.
Arton menilai bahwa infrastruktur transportasi yang memadai merupakan fondasi yang tak dapat dipisahkan dari stabilitas dan daya saing ekonomi. Dengan peningkatan sarana dan prasarana, distribusi logistik dapat berlangsung lebih cepat, efisien, dan mampu mengimbangi dinamika ekonomi yang semakin kompetitif.
Lebih jauh, ia mendorong agar sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pihak swasta terus ditingkatkan. “Kolaborasi ini penting agar pembangunan transportasi di Kalteng bisa diwujudkan lebih cepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Arton juga meminta pemerintah daerah melakukan pemetaan prioritas pembangunan transportasi secara terpadu, sehingga setiap langkah pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan mendesak masyarakat.
“Kita juga mendorong adanya evaluasi berkala terhadap proyek-proyek transportasi agar pelaksanaannya di lapangan tidak terhambat,” pungkasnya.(4ry/MK)
