Sabet Medali Perunggu di Malaysia

Mahasiswa FK UPR Bersaing dengan 76 Tim dari Berbagai Negara

Pendidikan32 Dilihat

PALANGKA RAYA, MK – Bukan sekadar tampil, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya (FK UPR) berhasil mencuri perhatian di panggung internasional. Menghadapi 76 tim dari berbagai negara, tiga mahasiswa FK UPR sukses membawa pulang Bronze Medal dalam ajang 3rd International Student Summit (ISS) di Kuala Lumpur, Malaysia, (12/9/2026).

Prestasi itu diraih lewat gagasan inovatif di bidang terapi tuberkulosis (TB) yang mereka tuangkan dalam karya ilmiah bertajuk “ManRespire-TB: An Innovative Mannose-Modified Nanostructured Lipid Carrier-Based Dry Powder Inhaler for Targeted Pulmonary Delivery of Rifampicin and Andrographolide from Andrographis paniculata for Enhanced Tuberculosis Therapy.”

Kompetisi yang berlangsung di Alamis City Hotel, Kuala Lumpur, pada 12 September 2026 tersebut mempertemukan puluhan tim dari sejumlah negara, seperti Indonesia, Pakistan, India, Malaysia, Ethiopia, Uni Emirat Arab (UAE), Filipina, Thailand, hingga Uganda.

Di tengah persaingan tersebut, tim FK UPR yang beranggotakan Daffa Imanda Patria, Valentina Aguilera, dan Elisabet Rini Loisa Samosir mampu menunjukkan kualitas gagasan mereka. Daffa Imanda Patria dipercaya menjadi perwakilan tim untuk mempresentasikan inovasi tersebut di hadapan peserta dan juri.

Bawa Inovasi Pengobatan TB ke Panggung Dunia

Yang membuat karya mahasiswa FK UPR ini menarik adalah inovasi yang ditawarkan dalam sistem penghantaran obat untuk terapi TB.

Melalui ManRespire-TB, mereka mengembangkan konsep Mannose-Modified Nanostructured Lipid Carrier (NLC) dalam bentuk dry powder inhaler. Sistem tersebut dirancang untuk membantu menghantarkan rifampisin dan andrographolide dari Andrographis paniculata secara lebih terarah menuju paru-paru.

Gagasan tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan pendekatan inovatif dalam terapi tuberkulosis, penyakit yang hingga kini masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat.

Bersaing dengan puluhan tim dari berbagai negara, tim FK UPR akhirnya berhasil mengamankan medali perunggu, sekaligus membawa nama Universitas Palangka Raya dan Kalimantan Tengah ke panggung akademik internasional.

Dekan FK UPR: Bukti Mahasiswa Mampu Bersaing

Dekan FK UPR Dr. dr. Natalia Sri Martani, M.Si., menyambut bangga capaian tersebut. Menurutnya, prestasi itu menunjukkan mahasiswa FK UPR memiliki kemampuan untuk menghasilkan gagasan akademik dan inovasi yang mampu bersaing di tingkat internasional.

“Kami sangat bangga atas capaian yang diraih oleh mahasiswa FK UPR. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa kita mampu menghasilkan gagasan dan inovasi yang dapat bersaing di tingkat internasional,” ujar Natalia.

Ia menilai pengalaman mengikuti kompetisi internasional bukan hanya soal mengejar penghargaan. Lebih dari itu, ajang tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan akademik, mengembangkan inovasi, sekaligus membangun kepercayaan diri saat berhadapan dengan peserta dari berbagai negara.

Natalia juga memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah berjuang membawa nama FK UPR dalam kompetisi tersebut.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa yang telah berjuang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Mereka tidak hanya membawa nama baik Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya, tetapi juga membawa nama daerah dan negara di ajang internasional,” katanya.

Capaian Bronze Medal di 3rd International Student Summit menjadi tambahan bukti bahwa mahasiswa FK UPR tidak hanya aktif di ruang kuliah, tetapi juga mampu membawa gagasan penelitian dan inovasi kesehatan ke arena internasional.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi pemantik bagi mahasiswa lainnya untuk terus melahirkan ide-ide baru, melakukan penelitian, dan tidak ragu membawa karya mereka berkompetisi di tingkat nasional hingga internasional.(ch4/MK)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *