UPR Latih Kelompok Usaha Desa Tuwung Manfaatkan Pemasaran Digital

Pendidikan21 Dilihat

PALANGKA RAYA, MK – Universitas Palangka Raya (UPR) terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui penguatan pemasaran digital. Kali ini, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (FPKP) UPR menggelar pelatihan pemasaran digital bagi kelompok usaha di Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau.

Pelatihan bertajuk “Pengembangan Pemasaran Digital pada Kelompok Usaha di Desa Tuwung” tersebut berlangsung di Gedung Sanggar Seni Desa Tuwung, Rabu (7/10/2026). Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri atas pelaku usaha madu kelulut, kerajinan rotan, peternakan, budidaya jamu, serta aparatur desa.

Ketua Tim PkM, Tri Yuliana Eka Sintha, S.P., M.Sc., mengatakan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya jangkauan pemasaran produk unggulan desa. Padahal, Desa Tuwung memiliki beragam potensi usaha yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Pemasaran masih bertumpu pada pembeli lokal. Padahal potensinya besar. Lewat kegiatan ini kami mendampingi masyarakat agar melek digital dan terampil memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi yang murah, mandiri, dan jangkauannya luas,” ujar Tri Yuliana.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu langkah strategis untuk membantu pelaku usaha desa memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk unggulan mereka kepada konsumen di luar wilayah desa.

Desa Tuwung sendiri merupakan desa binaan FPKP UPR. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat, khususnya melalui pendampingan yang berorientasi pada pengembangan potensi ekonomi lokal.

Kepala Desa Tuwung, David Faisal Anderson, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap keterampilan pemasaran digital yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga membuka peluang pasar yang lebih luas dan mendorong peningkatan ekonomi warga.

Materi pelatihan disampaikan secara praktis oleh dosen Agribisnis UPR, Aswan Adi, S.P., M.Si. Pendekatan praktik langsung digunakan agar materi mudah dipahami, termasuk oleh peserta yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital untuk kegiatan usaha.

Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan teori, tetapi juga mempraktikkan pembuatan dan pengelolaan akun bisnis melalui Facebook dan Instagram, pemanfaatan toko daring Shopee, serta optimalisasi WhatsApp Business untuk mendukung komunikasi dan transaksi dengan pelanggan.

Kegiatan ditutup dengan praktik pembuatan akun dan diskusi intensif terkait penerapan pemasaran digital dalam usaha masing-masing. Tim PkM UPR juga berkomitmen melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan keterampilan yang diberikan dapat diterapkan serta membantu peserta mengatasi kendala yang mungkin muncul di lapangan.

Melalui pelatihan ini, kelompok usaha di Desa Tuwung diharapkan semakin mampu memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk, menjangkau konsumen di pasar yang lebih luas, dan memperkenalkan potensi unggulan desa ke luar daerah.

Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(ch4/MK)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *