PALANGKA RAYA, MK
Fraksi NasDem DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng untuk memperluas basis Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui langkah-langkah strategis dan inovatif guna memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi NasDem, Toga Hamonangan Nadeak, saat membacakan pandangan fraksi pada Rapat Paripurna Ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025, Senin (27/10).
“Kami dari Fraksi NasDem melihat potensi peningkatan PAD yang signifikan jika Pemprov Kalteng berani berinovasi dan melakukan terobosan,” ujar Toga.
Menurutnya, terdapat tiga poin utama yang menjadi fokus Fraksi NasDem dalam mendorong peningkatan PAD di Kalteng.
Pertama, digitalisasi sistem pajak dan retribusi daerah. Langkah ini dinilai dapat mempermudah proses pembayaran, meminimalkan kesalahan administrasi, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan data.
“Digitalisasi akan memudahkan masyarakat membayar pajak dan retribusi, serta meminimalisir praktik-praktik yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Kedua, optimalisasi pengelolaan aset daerah. Toga menilai, masih banyak aset daerah yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Kami mendorong Pemprov melakukan inventarisasi dan evaluasi terhadap seluruh aset daerah, kemudian menyusun strategi pemanfaatan yang lebih efektif dan efisien,” jelasnya.
Ketiga, penguatan kerja sama strategis dengan sektor swasta. Fraksi NasDem menilai, kemitraan antara pemerintah dan swasta dapat membuka peluang investasi baru, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan daerah.(ch4/MK)
