MUARA TEWEH, MK
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat Kecamatan Montallat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027.
Komitmen tersebut disampaikan para anggota DPRD saat menghadiri Musrenbang RKPD Kecamatan Montallat yang digelar di Aula Kecamatan Montallat, Jumat (6/2). Forum ini menjadi wadah strategis untuk menampung dan menyampaikan usulan prioritas pembangunan dari masyarakat kepada pemerintah daerah.
Suhendra, salah satu legislator dapil tersebut menyampaikan sejumlah usulan prioritas, antara lain: Penyelesaian jalan Montallat I menuju feri penyeberangan Montallat II. Pembangunan turap di kawasan Pasar Lama. Penanganan longsor di depan SDN 2 Tumpung Laung II.
Sementara itu, Rujana Anggraini menekankan pentingnya sarana dan prasarana kesehatan, khususnya: Belum tersedianya fasilitas kesehatan di Desa Pepas. Ketiadaan pembangunan puskesmas pembantu (pustu) baru di Desa Malegoi, Kelurahan Montallat I
Ia menambahkan bahwa kondisi wilayah yang kerap dilanda banjir menjadi perhatian utama, sehingga pembangunan ke depan perlu mempertimbangkan konsep bangunan panggung. Rujana juga menyebutkan koordinasi dengan PLN Banjarbaru terkait aspirasi masyarakat Desa Sikan mengenai jaringan listrik.
“Sebagai wakil rakyat, kami memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan dan mengawal aspirasi masyarakat agar dapat dibahas dan diakomodir dalam penyusunan RKPD tahun anggaran 2027,” tegas Rujana Anggraini.
Anggota DPRD lainnya, Naruk Saritani, menyoroti pentingnya pemberian insentif bagi tokoh dan pelayan masyarakat, seperti damang, mantir adat, penghulu adat, marbot, ketua RT dan RW, serta guru sekolah minggu. Insentif ini dianggap sebagai bentuk penghargaan atas peran mereka dalam membantu pemerintah dan menjaga keharmonisan di masyarakat.
Naruk juga mengusulkan pembangunan kantor PKK Paring Lahung. Namun, pihak PLN menyampaikan kendala utama berupa belum tersedianya akses jalan untuk mobilisasi peralatan.(vh4/MK)









